Senin, 30 Maret 2026

Bapak Sakit Anemia Gravis Akibat Penurunan Fungsi Ginjal

 Check up yang berujung dirawat berhari-hari di Rumah Sakit. Mungkin itulah yang akan dikatakan oleh orang awam. 

Self Diagnosis 

Bapak mengeluh jadi mudah capek ketika bekerja di ladang, ditambah berat badan yang turun drastis. Bapak mengira bahwa beliau terkena Diabetes, karena 5 dari 12 bersaudara meninggal karena Diabetes. Nenek dari pihak Bapak memang meninggal karena Diabetes. 

Dengan keyakinan tersebut, Bapak minta dibelikan susu untuk orang yang sakit diabetes, melakukan diet ketat berupa cut gula, kopi, dan Alhamdulillah bisa berhenti merokok juga.

Setiap hari jadi rajin Shalat Subuh ke Masjid, bahkan minta dibelikan sepeda untuk berolahraga.

Perubahan gaya hidupnya menjadi lebih mindful. Tapi satu hal yang disesalkan, Bapak tidak mau diajak berobat ke Dokter. Alasannya karena terakhir Mamah sakit, dokter salah mendiagnosis, mamah sakit maag kronis yang menyebabkan sakit kepala hebat, tapi dokter mendiagnosis terkena jantung atau struk, benar-benar mengerikan.

Medical Check-up

Setelah libur lebaran, tanggal 25 Maret 2026 poli rawat Jalan Rumah Sakit Cideres baru buka kembali. Aku yang sedang mudik, berinisiatif untuk mengajak Bapak MCU. Malamnya Bapak melakukan puasa (boleh minum air putih), terakhir makan sekitar pukul 18.00.

Kami berangkat ke RS Cideres pada pukul 7.00. Langsung ke bagian pendaftaran poli rawat jalan tanpa mengambil antrian, kami mendaftar dengan biaya pribadi. Selanjutnya kami diarahkan ke Poli MCU di Ruang Jatayu lantai 2. Kami menunggu cukup lama, akhirnya setelah bertanya ke perawat yang baru standby di tempatnya, kami disuruh datang ke poli penyakit dalam. 

Di poli penyakit dalam, perawat menanyakan parameter yang akan diperiksa, melakukan tensi, mengonfirmasi ulang bahwa biayanya cukup mahal jika tidak ditanggung BPJS. Saya meminta pemeriksaan Hematologi Lengkap, Profil Lipid, Fungsi Hati, Fungsi Ginjal, Urine Lengkap, Rontgen, dan EKG.

Setelah itu kami ke laboratorium untuk pengambilan darah. Tidak menunggu terlalu lama, kami langsung dipanggil, setelah pengambilan darah, Bapak mengambil sampel urine.

MCU - Pengambilan Darah Oleh petugas Laboratorium 

Selanjutnya kami datang ke bagian Radiologi untuk periksa rontgen. Bapak diminta masuk ke ruangan 2, kemudian diminta berbaring. Di sini tidak perlu berganti pakaian atau hanya memakai pakaian yang dipakai dari rumah.

Setelah selesai kami langsung ke ruangan untuk cek EKG, lokasinya berada di ujung dekat dengan poli penyakit dalam. Kami menunggu cukup lama, karena petugas belum berada di tempat.

Aku menyarankan Bapak untuk buka puasa dulu dengan makan dimsum mentai dan buah pepaya potong yang aku beli di kantin.

Sambil menunggu petugas, aku memutuskan untuk ke kasir dahulu, ternyata karena EKG belum diperiksa, jadi invoicenya belum masuk. Aku hanya membayar pemeriksaan laboratorium dan Rontgen dahulu.

Ketika Bapak dicek EKG, aku mendengar namanya dipanggil menggunakan speaker. Aku cukup kaget karena merasa telah melakukan semua pemeriksaan yang dibutuhkan. Aku bertanya pada petugas EKG, menurutnya jika dipanggil menggunakan speaker biasanya itu berasal dari poli penyakit dalam. Oh, ya. Hasil EKG Bapak 107 BPM per menit. Cukup tinggi dibandingkan dengan nilai normal 60-100 BPM per menit dalam keadaan istirahat. 

Setelah itu, aku menemui perawat poli penyakit dalam untuk bertanya perihal dipanggil tadi. Dan perawat menyarankan Bapak untuk dirawat karena:

Hasil Laboratorium

- nilai Hemoglobinnya berada di nilai kritis 6.5 g/dL 

- Leukosit (sel darah putihnya) juga berada di nilai kritis 46.420/mm3. 

- LED juga sangat tinggi 170 mm. 

- Fungsi ginjal menurun ditandai dengan Ureum yang tinggi 72 mg/dL (nilai normalnya 20 - 40 mg/dL), Creatininnya 2.1 mg/dL (nilai normalnya 0.6 - 1.2)

- Glukosa puasa bagus 97 mg/dL. 


Masuk IGD

Aku mengonfirmasi informasi dari perawat kepada Bapak. Bapak memutuskan untuk menunggu hasil MCU secara lengkap baru memutuskan untuk dirawat atau tidak. Setidaknya kekhawatiran Bapak soal Diabetes terpatahkan dan itu membuatnya kembali optimis.

Setelah menunggu cukup lama, aku mengambil hasil rontgen dan Laboratorium. Hasil rontgennya diluar dugaan termasuk hasil yang bagus, mengingat riwayat Bapak sebagai Perokok berat. Masalahnya adalah di Laboratorium, penurunan fungsi ginjal dan anemia parah dan juga leukosit yang sangat tinggi. 

Aku membujuk Bapak untuk dirawat, aku hanya menekankan bahwa Bapak Anemia, jika terlalu rendah khawatir bisa pingsan kapan saja, jadi lebih baik dirawat. Aku tidak mau merusak optimisme Bapak atau membuatnya stress dengan hasil laboratorium yang lain. Biar dokter saja yang menyampaikan langsung ketika Bapak nanti sudah dirawat.

Akhirnya Bapak mau masuk IGD. Mamah yang sedari tadi khawatir, jadi heran karena katanya hasilnya bagus tapi kenapa harus dirawat. Pas MCU, Bapak lupa membawa identitas dll. Akhirnya ketika hendak daftar ke IGD, adikku mengantarkan KTP dan kartu BPJS Bapak. Kami berada di ruang transit cukup lama. Di IGD Bapak diberikan obat penambah darah yang diminum 1 jam sebelum makan.

Di ruang transit IGD ditemani anak-anaknya 

Menjelang malam, aku pulang bergantian dengan mamah, karena anak-anak hanya dijaga oleh adik iparku (memegang 4 orang anak sendirian). 

Sekitar pukul 22.00 Bapak dipindah ke ruang rawat Cendrawasih di lantai 2. Ada A Iwan yang membantu pindahan. 


Transfusi

Sekitar pukul 05.34 WIB esok harinya Bapak baru ditransfusi dengan 2 labu darah. Hanya ada Mamah yang menemani Bapak. Mamah diberi informasi untuk melakukan donor darah di PMI, tapi mamah kurang menangkap instruksi dengan jelas. Aku juga tidak mengerti bagaimana alurnya. 

Transfusi pertama

Di hari ke-2 Bapak dirawat aku datang setelah shalat Maghrib, Mamah pulang sebentar untuk mandi. Setelah bersih-bersih di rumah, Mamah kembali ke RS dan aku pulang. Betapa setianya mamah menemani Bapak, bahkan diminta untuk istirahat di rumah pun, Mamah gamau.

Di waktu sore hari ke-2, dokter H. Irwan Haris, Sp.PD, FINASIM (dokter spesialis penyakit dalam) baru melakukan visit. Malamnya Bapak diminta puasa lagi, karena pagi hari akan diambil darah untuk cek lab lagi. 

Aku Pulang

Di hari Sabtu, aku harus kembali ke Bogor, dengan keyakinan Bapak akan pulang, hati masih agak berat untuk pergi. Ternyata hasil transfusi, ternyata Hb Bapak masih rendah dan diminta untuk melakukan transfusi lagi. Hasil Asam Uratnya pun tinggi yaitu 11 mg/dL. Bapak diberikan antibiotik, obat lambung, obat mual, penambah darah, dll.

Bapak dan mamah awalnya menyangka akan pulang di hari ke-3. Mendengar keputusan dokter yang tidak mengizinkan pulang dan harus melakukan transfusi lagi, mereka terdengar cukup frustasi. Terlebih karena AC di ruangan sepertinya rusak atau mode fan jadi Bapak sangat kegerahan dan tidak bisa tidur nyenyak.

Dan yang cukup membuat Bapak terguncang adalah pihak Bank Darah yang menyatakan tidak ada stock darah (karena keluarga Bapak belum melakukan donor darah di PMI). Akhirnya Bapak memutuskan untuk pulang saja. Tapi entah bagaimana ceritanya, akhirnya stock darah tersedia dan Bapak Alhamdulillah ditransfusi. 

Transfusi ke-2

Alhamdulillah buat beet yang aku pesan online sudah datang, adikku inisiatif untuk menggabungkan buah beet dengan buah naga di tukang jus (karena blender di rumah rusak).

Lepas Infus

Alhamdulillah pada hari Minggu, 29 Maret 2026 sore hari setelah visit dokter, selang infus sudah dilepas, tapi masih belum tahu hasil lab sebelumnya, dan untuk bisa pulang masih menunggu visit dokter. 


Karena merasa sudah sehat dan kegerahan di dalam, Bapak duduk di depan ruang rawat inap sambil menunggu visit Dokter. 

Pulang

Akhirnya setelah menanti visit dokter yang tidak kunjung datang, perawat memberikan pilihan untuk tetap menunggu visit dokter atau langsung pulang. Bapak dan Mamah yang memang sudah tidak sabar untuk pulang, akhirnya memilih langsung pulang. 


Pada Senin, 30 Maret 2026, akhirnya Bapak sampai di rumah. Alhamdulillah. Semoga Allah memberikan kesembuhan dengan tiada sakit setelahnya. Aamiin.

Bapak diberikan surat untuk kontrol lagi pada tanggal 7 April 2026.

Rasulullah bersabda: “Tidaklah seorang muslim tertimpa kelelahan, penyakit, kegelisahan, kesedihan, gangguan, hingga duri yang menusuknya, melainkan Allah akan menghapuskan sebagian dari dosa-dosanya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Continue reading Bapak Sakit Anemia Gravis Akibat Penurunan Fungsi Ginjal

Selasa, 18 November 2025

Pengalaman Ikut IPB Run Half Marathon 2025

Pada 16 November 2025 aku ikut acara lari 5k di event IPB Run Half Marathon. Acaranya berlangsung di Kampus IPB Dramaga Bogor. Peserta yang bisa mengikuti event ini tidak hanya keluarga IPB tapi juga terbuka untuk umum.



Pendaftaran 
Apa motivasi ikut acara lari ini? Sebenarnya awalnya karena coba-coba. Ketika buka media social, sedang dibuka pendaftaran event ini. Aku pikir pasti akan sulit dapat tiketnya karena pasti war. Ternyata berlangsung mulus tanpa hambatan. 
Setelah payment berhasil, tiba-tiba websitenya gangguan, dan akun di web tersebut tidak bisa diakses. Butuh waktu beberapa hari sampai akhirnya bisa mengakses akun dan mendapatkan email konfirmasi pendaftaran. Tapi pihak panitia sangat kooperatif membantu follow up masalah tersebut.

Pengambilan Racepack 
Aku mengambil racepack berupa jersey, BIB, dan goodie bag berisi produk sponsor di H-1 acara. Sebenarnya informasi tentang pengambilan racepack ini sudah dikirimkan via email. Tapi aku dengan percaya dirinya datang ke kampus IPB pada waktu yang dijadwalkan, kok sepi?
Setelah dicek ternyata salah alamat. Pengambilan racepack dilakukan di IPB Internasional Convention Center (IICC) yang lokasinya ada di mall Botani Square.
Akhirnya setelah bermacet-macet ria di jalur Dramaga, putar balik, dan di perjalanan motor kami mogok. Alhamdulillahnya ada orang baik yang menawarkan bantuan untuk mendorong motor kami ke bengkel. Tidak butuh waktu lama kami bisa melanjutkan perjalanan. 
Di IICC ada petugas yang akan membantu kita di pintu masuk. Kami para peserta half marathon dipersilakan naik melalui pintu samping (tidak melalui eskalator) dan naik menuju lantai 3. 
Di sana pengambilan racepack untuk 5k, 10k, dan half marathon dibagi per-ruangan. Mungkin karena kami datang sudah siang, jadi tidak antri. Proses pengambilan racepack ini tidak lebih dari 1 menit. Yang lumayan antri adalah ketika BIB check yang dilakukan di depan ruangan pengambilan racepack. Ketika BIB kita discan, maka akan muncul nomor, nama dan kategori lari 5k/10k/21k juga umum atau keluarga IPB. 
Di sana juga disediakan coffee break. 
Tapi berhubung kami sudah terlalu lelah setelah terjebak macet dan mogok, setelah mengambil racepack, check BIB, kami langsung pulang dan meng-cancel semua rencana kami sebelumnya.
BIB-Check-IPB-Run-Half-Marathon


Hari H Event Lari
Kami berangkat dari rumah pukul 4.00 menggunakan motor. Jalanan masih sangat sepi, hanya beberapa mobil saja yang keluar di jalan raya. Kami membawa banyak perbekalan seperti akan piknik 😅
Perjalanan ke kampus IPB Dramaga memakan waktu sekitar 30 menit. Pintu utama ditutup, jadi kami lewat pintu samping. Awalnya kami berencana untuk parkir di Masjid Al Hurriyah, tapi menurut panitia, jaraknya lumayan jauh, dan pukul 5 jalanan sudah ditutup. Dan panitia menyarankan untuk shalat di Mushola yang ada di dekat tempat parkir. 
Para peserta half marathon flag off paling awal, disusul 10k dan terakhir peserta 5k yang flag off pukul 6.00. Cut off dari 5k adalah 1 jam.
Cuaca hari itu mendukung, adem cocok banget untuk lari. Menurut orang-orang, elevasi di jalur IPB ini cukup lumayan ya, lebih seperti trail run, tapi untuk newbie sepertiku, aku tidak punya perbandingan jadi ya rasanya sama saja 😁
Peserta IPB Run Half Marathon ini ada 4000 peserta. Jadi acaranya meriah sekali, dan menurutku acaranya well prepared, disediakan medis juga, pacernya ok, bahkan supporternya juga seru banget.

Kesan Mengikuti IPB Run Half Marathon 
Jujur aku terharu sekali dan sangat bersyukur bisa ikut acara ini. Aku juga berterima kasih pada suamiku, perjuangannya luar biasa sekali dalam mensupport istrinya. Dari mulai memberikan izin, mendampingi latihan setiap minggunya (walaupun cuma seminggu sekali), memberikan motivasi baik verbal maupun non-verbal, dan juga menjaga anak-anak di hari H event.
Ketika latihan, pace aku selalu lambat, di hari pertama kali latihan aku menghabiskan waktu 45 menit untuk 3k hahaha karena terlalu semangat, ngegas di awal dan akhirnya jadi lebih cepat lelah. Walaupun tidak terlalu signifikan, tapi menurutku tidak lebih dari cut off saja sudah merupakan pencapaian.



Ketika di garis start, sebenarnya masih muncul sedikit rasa pesimis, bisa ga ya menyelesaikan finish 5k ini? Tapi suami selalu yakin bahwa aku bisa dan atas izin Allah aku bisa menyelesaikannya dalam waktu 52 menit. Alhamdulillah.
Euforia ketika di garis start dan finish rasanya benar-benar luar biasa, cheering itu sangat berdampak pada psikologis terutama untuk newbie sepertiku. 
Berlari bersama walaupun masing-masing dan tanpa kata rasanya jauh lebih menyenangkan dan termotivasi, maklum karena biasanya aku lari sendirian, masing-masing dengan suami karena harus bergantian menjaga anak hehehe.

Dapat Tanaman dan Doorprize
IPB Run Half Marathon 2025 yang mengusung tema Inspire Run for The Earth ini tidak hanya sekedar ajang lari, tapi juga menyalurkan cinta kita untuk Bumi. Selain mendapatkan medali finisher, kami juga mendapatkan bibit tanaman. Suamiku memilih tanaman pucuk merah untuk pagar hidup di rumah kami. Ada juga bibit pohon mangga, rambutan, petai cina, dll. 
Anakku yang ke-dua juga ingin berpartisipasi dalam event ini, di booth BCA Syariah ada sebuah game seru berupa pitch control, dimana orang-orang harus berteriak untuk menggerakkan sebuah roket sampai puncak, dan ketika berhasil akan mendapatkan freebish. Seru sekali melepas penat sambil berteriak. 
Dan yang bikin merinding adalah ketika do'amu dikabulkan secara instan oleh Allah. Aku sempat berkelakar dengan suami, coba aku menang Doorprize sepatu ya, nanti aku minta ukuran sepatu Ayah biar Ayah punya sepatu lari (selama ini suami lari menggunakan sepatu casual). Dan Alhamdulillah nama aku disebutkan sebagai pemenang doorprize sepatu dari TopScore. Kami mendapatkan sepatu badminton merk Eagle no. 41 pas banget ukuran suami ❤️ Maha Rahman Rahim Allah ❤️ Alhamdulillah. 


Menurut aku event lari kaya gini bagus ya, selama well prepared, event kaya gini bukan hanya wadah untuk berkompetisi tapi juga membangun sebuah good habit dan kesadaran akan hidup sehat. Campaign gaya hidup yang baik dan juga moment bonding dengan orang tersayang in a good way. 
Kalau ada kesempatan untuk lari lagi mau ga? Mau banget dong, pastinya. Aku ingin terus menchallenge diri aku, hari ini aku ikut 5k, apakah besok bisa lebih baik? Dari mulai mengatur pernafasan, stamina, konsistensi latihan, dll. Break your limit, deh, pokoknya! See you in the next event! 
Continue reading Pengalaman Ikut IPB Run Half Marathon 2025

Minggu, 02 Februari 2025

Nobar di Ruang Audiovisual Perpustakaan Nasional

Long weekend menjadi salah satu moment untuk mengisi core memory anak sesuai dengan resolusi 2025. Kali ini kami mencoba pengalaman baru yang bisa dilakukan di Perpustakaan Nasional.
Biasanya kami selalu datang untuk membaca di lantai 7 atau ke kantin di lantai 4, dan belum pernah mengeksplorasi lantai yang lain. Ketika melihat poster di social media Perpusnas tentang Nobar untuk anak minimal usia 6 tahun, akhirnya kami langsung mendaftar. Judulnya Knight Kris pilihan waktunya ada di jam 10.00 dan 13.00.



Cara Pendaftaran

Pendaftaran nobar ini bisa dilakukan dengan mengirim chat ke nomor WhatsApp yang tercantum di Poster. Ketika kita mendapat kuota, makan akan dibalas chatnya. Jangan lupa untuk menunjukkan bukti chat ketika hari H, ya!

Syarat Nonton Bareng di Perpusnas:

1. Perhatikan kategori filmnya

Ada beberapa kategori yang ditentukan dalam setiap film. Diantaranya:
A: untuk anak usia 6 tahun ke atas
R: Remaja
D: Dewasa
R-D: Remaja - Dewasa
BO: Bimbingan Orang Tua

2. Memiliki kartu anggota Perpusnas

Bagi yang belum memiliki kartu anggota, bisa membuatnya dulu di lantai 2 Perpusnas. Yang bisa membuat kartu anggota adalah anak minimal usia 7 tahun, jika di bawah itu untuk menggunakan fasilitas di Perpusnas bisa menggunakan kartu anggota orang tuanya. Atau menunjukkan KIA.
Untuk pendaftaran kita diminta mengisi biodata lengkap di Komputer yang tersedia di lantai 2, setelah submit bisa cetak nomor antrian langsung untuk mendapatkan kartu anggotanya.
Jika terjadi trouble dalam pengisian, bisa mendapatkan nomor antrian manual yang ada di bagian kanan para petugas (diberi ciri warna kuning).

3. Datang sebelum film diputar

Kita harus datang on time ya, karena telat 10 menit setelah film diputar, maka tidak diperbolehkan masuk.

Kesan Anak-Anak Nobar di Perpusnas

Anakku yang paling besar usia 8 tahun sangat menikmati filmnya. Tempat teater mini ruang audiovisualnya nyaman dan persis seperti di Bioskop katanya. Tapi anakku yang usia 6 tahun, di tengah Film dia menangis dan akhirnya diantar keluar oleh Petugas, menurutnya filmnya seram. Filmnya memang bertema heroik, dan mungkin untuk dia yang soft heart, filmnya terlalu mendebarkan.
Petugas menghampiri kami untuk meminta maaf dan menjelaskan tentang alasan segmentasi film dan batasan usia penonton yaitu untuk menghindari hal-hal seperti ini. Namun di beberapa case memang di umur yang tercantum pun, dirasa belum cocok untuk menonton filmnya seperti anakku. Hehe



Akhirnya kami meminjam CD Film yang ada di depan teater mini. Anak-anak memilih sendiri Film yang mereka suka, kemudian kami mendatangi petugas untuk memproses peminjaman. Kartu anggota kami diserahkan, dan kami mendapatkan headphone.
Banyak juga orang yang menonton Film di sini, ketika kami datang, hanya tersisa dua komputer untuk menonton. Akhirnya setelah disetting, anak-anak bisa menikmati Film pilihan mereka masing-masing.

Kalau rumah kami berada di sekitar Perpusnas, rasanya tiap hari ingin main di sini. Tempatnya sangat nyaman, dingin ber-AC, minim hingar bingar, fasilitas lengkap dari mulai untuk membaca, menonton, makan, edukasi juga. Yang belum pernah ke Perpusnas, ayo kalian harus banget nyobain eksplorasi setiap lantai yang ada di Perpusnas! 
Continue reading Nobar di Ruang Audiovisual Perpustakaan Nasional

Jumat, 24 Januari 2025

Resolusi 2025

Entah sejak kapan berhenti menulis resolusi hidup di tahun baru. Rasanya setelah berganti status, aku kehilangan diriku (yang dulu). Prioritasku bergeser menjadi segalanya untuk kepentingan anak-anak dan suami.

Ada rasa tidak percaya diri bahkan ketakutan untuk melanjutkan mimpi. Rasanya ini tidak benar, rasanya tidak boleh, belum saatnya.

Padahal mimpi adalah hak setiap manusia terlepas apapun profesinya. Tapi mungkin bermimpi bagi seorang Ibu, terlalu mahal harga yang harus ditukar. Aku hanya belum siap mengorbankan sesuatu yang dibutuhkan untuk menggapai mimpi tersebut.

Oleh karena itu, mari kita catat harapan-harapan kecil yang semoga terlaksana di tahun baru ini.

1. Mengurangi makan di luar dan lebih sering masak

Setelah membuat rekap laporan tahunan keuangan kami di tahun 2024, porsi jajan "makanan berat" cukup lumayan besar dibanding groceries

Memasuki akhir bulan Januari ini, aku menemukan perasaan nyaman ketika mencoba resep-resep baru. Jika dulu ada perasaan bosan dan ingin beli saja. Ternyata kuncinya adalah di variasi makanan. 

Alhamdulillah tahun baru ini berhasil mencoba resep baru seperti tongseng, nasi ayam hainan, dan pecak ikan.

2. Be Present

Ini maknanya luas. Aku ingin menikmati masa saat ini, mengurangi overthinking dan kekhawatiran tentang hari esok.

Aku juga ingin mengurangi aktivitas menggunakan gawai, hadir lebih intens menemani keseharian anak-anak.

3. Lebih bisa mengontrol keuangan

Ada beberapa target keuangan yang ingin aku raih seperti:

  • Take over KPR ke Bank Syariah dan sebisa mungkin untuk melakukan pembayaran ekstra sebelum memasuki masa floating.
  • Sebagai generasi sandwich, aku berharap bisa menyisihkan secara lebih dan konsisten untuk membantu perekonomian keluarga.
  • Maintenance rumah seperti memasang torrent, menggunakan jasa pest control untuk membasmi rayap.
  • Lebih giat berbagi dengan orang-orang di sekitar. Seperti tetangga, tukang kebun, satpam sekolah Anak, satpam perumahan, Masjid yang sering minta sumbangan di jalan yang sering dilalui. 
  • Memperpanjang silaturahmi, hadir ketika mendapat undangan di hari istimewa teman atau saudara.
  • Pengen umroh bareng suami.
  • Menyiapkan dana pendidikan anak untuk jenjang selanjutnya. Tahun ini anak keduaku masuk Sekolah Dasar dan biaya cukup menguras kantong, aku sampai harus menjual beberapa aset. Semoga untuk jenjang selanjutnya bisa lebih siap dan terencana.

4. Melanjutkan kuliah.

Ini salah satu mimpi yang rasanya cukup challenging untuk dilaksanakan. Membagi biaya, waktu, dan tenaga. Mampukah kiranya aku?

5. Mengisi core memory anak dengan berkegiatan menyenangkan setiap weekend. Entah dengan pergi ke tempat baru atau melakukan sesuatu yang seru di rumah.

6. Mendampingi anak dalam mencapai target kompetensi yang ditetapkan sekolahnya. Seperti hafal juz 30, melancarkan membaca dan berhitung, lebih sering berdiskusi, mengajak anak untuk transparan tentang perasaan dan pikirannya.

7. Mengontrol emosi. Aku berharap bisa mengurangi omelan untuk hal-hal sepele diganti dengan mengajak anak critical thinking terhadap apa yang sudah mereka kerjakan (baik itu benar maupun salah). 

Istirahat yang cukup, makan makanan sehat, memperbanyak protein, buah dan sayur. Mengurangi gluten, juga lebih sering berolah raga.

Saat ini, hanya itu yang terpikirkan, jika nanti ada hal yang baru terpikirkan, mungkin list-nya akan bertambah. Jika dulu ketika kuliah, aku mendengar motivasi "Tuliskan mimpi-mimpimu, biar Tuhan yang mewujudkannya satu persatu", sejujurnya sampai saat ini aku masih percaya dengan hal itu.

Dan aku tidak pernah kecewa dalam berdo'a kepada Allah. Aku yakin Allah bersama prasangka hamba-Nya. Alhamdulillah atas segala kenikmatan hidupku saat ini ya Allah, sesungguhnya masalah hidup yang ku hadapi tak ada secuil pun dari Rahmat-Mu. 

Continue reading Resolusi 2025

Rabu, 16 Oktober 2024

Piknik Malam Bersama Supermoon

 "Bu, pas aku shalat Subuh ke Mesjid sama Ayah, aku lihat bulan besar, loh!"

Berawal dari obrolan dengan anak-anak, menjadi semakin peka tentang fenomena alam yang terjadi di sekitar.

Beberapa hari ke belakang ketika memasak, terlihat bulan besar yang utuh sekali. Kebetulan rumah kami tipe yang open space, dapurnya masih terbuka. Jadi ketika memasak, sering sekali bisa sambil menikmati keindahan langit.

Seperti hukum law of attraction, ketika kami sering membicarakan tentang fenomena langit, kami dipertemukan dengan agenda Piknik Malam Bersama Supermoon.

Acara ini diselenggarakan oleh tim Planetarium dan Observatorium UP PKJ TIM di Lobby dan Plaza Teater Besar Taman Ismail Marzuki pada 17 Oktober 2024.

Kegiatan ini terdiri dari Menonton pertunjukan planetarium mini, diskusi astronomi, dan pengamatan supermoon.

Sampai saat ini Planetarium belum membuka kembali Pertunjukan Teater Bintang ataupun Ruang Pameran Astronomi dikarenakan alat proyektor bintang masih dalam proses reparasi.

Namun masih banyak kegiatan astronomi yang dilakukan oleh tim Planetarium, salah satunya adalah Piknik Malam Bersama Supermoon yang kami ikuti.

Menonton Pertunjukan Planetarium Mini

Kegiatan menonton pertunjukan planetarium mini ini terdiri dari 4 sesi. Kami mengikuti jadwal sesuai dengan yang dipilih ketika mengisi form pendaftaran. Acaranya free namun terbatas kuotanya.

Kami diajak untuk menikmati pemandangan langit malam dimulai dari tenggelamnya matahari sampai kembali terbit. Tentunya dengan waktu yang dipercepat.

Anak-anak jadi lebih mengenal benda-benda langit yang biasa muncul di waktu malam, tidak hanya bulan dan bintang, melainkan ada meteor, rasi bintang, planet Venus, Saturnus, dll.

Mereka juga jadi termotivasi untuk lebih menjaga lingkungan dari polusi agar bisa menikmati keindahan langit. 

Pengamatan Supermoon

Jadi Supermoon adalah sebuah fenomena dimana bulan berada lebih dekat dengan Bumi dibanding biasanya. Makanya tampak lebih besar dan terang.

Pengamatan ini dilakukan menggunakan teropong. Ada tiga buah teropong yang bisa dilihat oleh para pengunjung. Dan masing-masing teropong dipakai untuk mengamati Supermoon, Planet Venus, dan Planet Saturnus.

Namun kendalanya, karena angin cukup kencang, sering sekali ketika sedang mengamati, tiba-tiba bulan atau planet tertutup awan. 

Kemarin kami hanya bisa melihat Supermoon dan planet Venus saja, sedangkan planet Saturnus tertutup oleh awan.

Diskusi Astronomi 

Acara diskusi dilaksanakan pukul 19.15 - 20.30. Namun karena acaranya dilaksanakan di luar, dan keadaan angin cukup kencang saat itu, kami memutuskan untuk tidak mengikuti acara ini, mengingat kami datang bersama batita. 

Sayang sekali mengingat antusiasme anak-anak terhadap acara astronomi ini, semoga ada kesempatan lain untuk mengikuti diskusi seputar astronomi.

Acaranya terkoordinasi dengan baik sekali. Para panitia begitu sigap mengkondisikan para peserta yang didominasi oleh keluarga bersama balita.

Oh, ya, selama menunggu sesi pertunjukan planetarium mini, kami disuguhkan oleh potret ciamik tentang benda-benda langit. Dan disertai keterangannya pula.

Ini pengalaman yang sangat berkesan untuk anak-anak dan juga kami orang tuanya. Mengenalkan anak kepada alam, melatih kepekaan mereka terhadap lingkungan, menumbuhkan iman dari proses tadabbur alam, adalah kegiatan yang masih kami perjuangkan sebagai orang tua.

"Look deep into nature, and then you will understand everything better." —Albert Einstein

Continue reading Piknik Malam Bersama Supermoon

Senin, 14 Oktober 2024

Playdate Little Scientist bersama Keiko

Berhubung anak bayi sudah lumayan besar dan bisa diajak main agak jauh, akhirnya kami bisa mengikuti acara playdate kembali.

Kali ini kami mengikuti playdate bersama Keiko Playdate Bogor dengan tema Little Scientist.

Acara ini diusung oleh Keiko dan tim @ini_sains. Tempatnya di Keiko Playdate Bogor (dekat Polsek Bojonggede).

Acara playdate ini terdiri dari pertunjukan science, memainkan rocket water pump, nature walk, dan juga fun cooking.

Pertunjukan Science 

Ada cukup banyak yang ditampilkan, diantaranya: 

1. Gelembung yang menyerupai belalai gajah (panjang sekali).

 Anak-anak diajak untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini dengan catatan mereka sudah bisa meniup (khawatir gelembung tersedot).

2. Fire Hand

Jadi ini adalah seolah-olah tangannya terbakar oleh api. Namun sebenarnya yang terbakar adalah oksigen. 

Jadi tangan dibilas menggunakan air sabun sampai ke pergelangan tangan, kemudian udara oksigen disemprotkan ke dalam gelembung sabun, kemudian tangan dicelupkan kembali ke sabun berisi oksigen, dan dibakar menggunakan pemantik. 

3. Volcano

Ini adalah mencampurkan bahan kimia sehingga terlihat seperti lahar keluar dari gunung yang meletus. 

Ada dua eksperimen volcano, yang satu menggunakan gunung yang kecil, dan satunya lahar yang keluar begitu besar. 

4. Air mancur mentos

Kegiatan ini menggunakan soda dan permen mentos. Nanti air akan keluar dari berbagai arah seperti air mancur.

Anak-anak yang berada di barisan depan terkena cipratannya namun mereka tetap happy dan terkesima.

Untuk keseruan acaranya bisa dilihat di sini yaa!

Rocket Water Pump

Anak-anak diajak untuk merakit sebuah roket dari dua buah botol yang direkatkan, kemudian sisi satunya diberi penyumbat dengan sambungan ke pompa angin.

Rocket-water-pump

Ketika roket diisi air, kemudian dipompa, maka rocket akan terbang sangat tinggi.

Nature Walk

Acara nature walk ini, anak-anak diajak berjalan-jalan di lingkungan yang cukup asri, yaitu daerah kebun singkong. 

Memanen-Ubi

Dengan berjalan di jalan setapak, mereka beriringan menuju ke kebun ubi untuk memanen ubi. 

Dengan wajah sumringah, anak-anak dibantu oleh Ayahnya berusaha menggali sekuat tenaga menggunakan tangan kosong dan mencari ubi.

Kami mendapatkan dua kantong kresek penuh berisi ubi. Anak-anak semangat sekali untuk mengolah hasil panennya.

Fun Cooking

Setelah beraktivitas penuh seharian, anak-anak diajak istirahat sambil membuat es krim. Yummy! Anak-anak kegirangan sekali.

Fun-Cooking-Making-Ice-Cream

Bagi Ayah atau parents yang hendak menunggu bersama balita, tersedia Playground sederhana yang cukup luas juga.

Dengan harga yang affordable, playdate kali ini sangat menyenangkan dan edukatif sekali. Dan bonusnya kami mendapatkan hadiah undian berupa voucher potongan untuk playdate selanjutnya. Yeay! Terima kasih Keiko Playdate Bogor.


Continue reading Playdate Little Scientist bersama Keiko

Jumat, 31 Mei 2024

Lebih Suka Kerja di Kantor atau Jadi Ibu Rumah Tangga?

Disclaimer: Ini adalah pengalaman pribadi Ibu rumah tangga dengan 2 anak dan 1 balita tanpa ART juga pengasuh, tidak menggeneralisir profesi tertentu.

Beberapa hari yang lalu dapat pertanyaan seperti itu, "Lebih suka kerja di kantor atau jadi IRT?"

Bingung ya, jawabnya. Tapi yang jelas, menjadi IRT jauh lebih berat dan lebih capek.

Kenapa?

Menjadi Ibu Rumah Tangga berbeda dengan bekerja di kantor yang memiliki jam kerja. Ada akhir yang dinanti oleh setiap pekerja kantoran. Sedangkan IRT mengulang siklus yang sama setiap hari.

IRT tidak bisa cuti. Suami bekerja, jauh dari keluarga besar, walaupun sakit atau merasa burn out pun, life must go on.

Pekerja kantoran cenderung memiliki teman yang sefrekuensi. Selama budaya kerja di kantor sehat, bekerja menjadi hal yang menyenangkan. Mengobrol ringan di sela-sela kerja, atau istirahat. 

Sedangkan IRT, satu-satunya teman dekat adalah suami (khususnya bagi introvert sepertiku), sayangnya suami berangkat pagi pulang malam, momen yang mahal sekali bisa deep talk atau pillow talk, karena seringnya kelelahan sepulang kerja.

Ketika bekerja, kami memiliki jobdesc yang jelas. Sedangkan setelah menjadi Ibu rumah tangga, rasanya serabutan, hampir semua pekerjaan rumah dikerjakan.

Ketika lelah atau suntuk dengan kerjaan atau suasana di rumah, pekerja kantoran lebih mudah mendapatkan teman untuk hang out, untuk menetralisir mood. Sekedar ngopi, atau makan di cafe favorit sambil bercerita.

Pekerja kantoran lebih bisa mengapresiasi diri dengan merawat diri, berdandan, mengenakan pakaian yang rapi. Sedangkan Ibu rumah tangga, memakai daster buluk dan bau keringat.

Bisa punya penghasilan sendiri tanpa bergantung pada suami. Bisa support keluarga sendiri tanpa harus merasa tidak enak, karena bukan uang pribadi.

Banyak yang bilang sawang sinawang, pekerja kantoran menginginkan menjadi ibu rumah tangga, menginginkan bonding dengan anak-anak, melihat langsung pada setiap moment pertama anak-anak.

Ya, menjadi Ibu rumah tangga sebenarnya tidak seburuk itu. Hanya saat ini, aku merasa sedang kewalahan. 

Pasti ada masa anak-anak tumbuh besar dan kita rindu pada saat ini. Tapi jujur menjalani masa sekarang lebih menguji kesabaran dibanding mendapatkan motivation quotes.

Aku hanya berharap, semua lelahku, menjadikan anak-anakku menjadi anak sholeh dan sholehah, qurrota 'ayun, selalu dirahmati Allah Swt, dan juga sukses baik di dunia maupun di akhirat nanti.

Continue reading Lebih Suka Kerja di Kantor atau Jadi Ibu Rumah Tangga?

Jumat, 01 Maret 2024

Rekomendasi Tukang Service AC di Bojong Gede

"Kalau tahu AC bakal minta service terus, pas pindah rumah, mending AC lama ditinggal dan beli baru saja." Gerutuku pada suami. 

Hidup memang penuh kejutan, terutama ketika pindah rumah. Banyak sekali drama yang kami alami. Salah satunya adalah AC yang menguras cukup banyak isi dompet kami. 

Kami meminta jasa orang yang biasa kami panggil untuk membongkar AC. Biasanya kami memakai jasanya untuk membersihkan AC setiap tiga bulan sekali melalui aplikasi. 

Berhubung kami tidak memiliki informasi mengenai orang yang biasa membongkar pasang AC, jadilah kami menghubunginya. 

Semua berjalan lancar. Kemudian dia bertanya apakah kami sudah memiliki "link" untuk nanti memasang AC di rumah baru? 

Tentu saja belum. Dia merekomendasikan temannya yang juga terdaftar di aplikasi yang biasa kami pakai. Setelah kami cek, ternyata orang yang direkomendasikan memang pernah membersihkan AC kami juga. 

Jadilah ketika sampai di rumah baru, kami menghubungi orang yang direkomendasikan tersebut. 


Berikut kronologinya:

8 Juli 2023

Bongkar AC di rumah Jakarta biayanya Rp 300.000 sudah termasuk dengan biaya cuci AC. 

9 Juli 2023

Pasang AC di rumah baru biayanya 250.000, karena setiap pemasangan baru harus divacum, jadi biaya vacum yang dikeluarkan 100.000, jasa tukang servicenya 100.000, dan nambah freon 250.000.

10 Juli 2023

Awalnya ada tetesan air dari AC, lama kelamaan timer berkedip berwarna merah, AC jadi ga dingin. Tukang service datang lagi, dan bilang ada kebocoran freon. 

12 Juli 2023

Setelah diservice, pas power dinyalakan, jarak dari nyala ke mati itu cuma berselang 1 detik. Rusak lagi.

21 Juli 2023

Masih dengan orang yang sama, kami disarankan beli pipa baru dan lem, total biayanya 536.000

27 Juli 2023

Tukang service ACnya menyerah (banyak alasan ketika dipanggil ke rumah kami lol), dan kami juga merasa sudah kehilangan kepercayaan dengan Abang servicenya.

Kami memanggil tukang service AC yang lain atas rekomendasi Mba Citra (bagian dari marketing di Cluster kami). Jam 14.00 hari itu juga langsung datang buat visit. Wow!

30 Juli 2023

Setelah visit terakhir, abang service yang baru ini datang. AC kami dilas (bagian yang bocornya), isi freon, vacum. Totalnya 650.000

2 minggu kemudian timernya kembali berkedip. Untungnya masih garansi jadi kami memanggil tukang AC lagi, ternyata masih ada bocor halus. Posisi AC kami yang mepet ke atap, sedikit dipindah agak ke bawah.

Abang servis yang baru ini memberikan sinyal kalo tukang service sebelumnya terlihat seperti baru belajar, dilihat dari cara pemasangannya yang berantakan.

Aku pikir drama selesai, ternyata setelah garansi dipakai, penyakitnya kumat lagi. Aku yang sudah hopeless, memilih untuk tidak memperbaiki AC lagi. Padahal cuaca sedang sangat ekstrim saat itu, panas sekali dan kipas angin kami pun sedang rusak.

28 Januari 2024

Dengan pertimbangan bayi yang sudah semakin aktif, bisa merangkak, mudah sekali kegerahan sampai timbul biang keringat. Kami memutuskan untuk memperbaiki AC kembali.

Namun ada missed komunikasi antara suami dengan pihak layanan service AC. Suami booking untuk service AC dan pindah outdoor. Ketika hari H, petugas yang datang hanya untuk pindah outdoor. Karena katanya untuk service, harus dengan orang yang sama dengan yang menservis sebelumnya.

Biaya pindah outdoor AC: 300.000

29 Januari 2024

Abang AC yang dulu menservice AC kami (dimulai 27 Juli 2023) datang kembali ke rumah. Mengecek, dan ternyata harus dijadwalkan ulang karena peralatannya kurang lengkap.

4 Februari 2024

Berhubung jadwal weekend antriannya panjang, akhirnya Bosnya langsung yang datang, dengan membawa 2 asistennya.

Keran AC kami diganti. Biayanya 650.000

Dan Alhamdulillah sampai tulisan ini dibuat, AC kami sudah tidak drama lagi.

Tukang Servis AC yang kami pakai adalah Artamili Teknik Service AC Bogor dan Depok.

Kelebihannya seperti yang bisa dilihat di kronologi, pemiliknya menyediakan garansi. Dan sales after servicenya juga oke. Setiap waktunya cuci AC akan ada reminder ke no. Whatsapp kita.


Oh, iya, total kerusakan pindah AC ini jika diakumulasi dari awal: 3,136,000.

Jadi buat yang sedang mempertimbangkan untuk bawa AC ketika pindah rumah, bisa dipertimbangkan lagi. Semoga bermanfaat.


Update: 25 Maret 2024 AC kami kedip kedip lagi powernya, ketika dilas malah makin banyak. Dan akhirnya tukang service menyarankan untuk ganti unit.


Kesimpulannya: AC lebih baik tidak dipindah tempat.


Continue reading Rekomendasi Tukang Service AC di Bojong Gede

Kamis, 29 Februari 2024

Cara Mengurus Pindah Datang ke Kab. Bogor Bagian 2

Surat pernyataan dan draft KK yang didapatkan dari Disdukcapil dibawa oleh suami ke rumah Pak RT. Setelah alamat tervalidasi, kami datang ke Kecamatan untuk Pengajuan.

Di Kecamatan, datang ke loket 1, Berkas yang diserahkan adalah 
  1. Surat pernyataan dari Pak RT, 
  2. Surat Keterangan Pindah, dan 
  3. Draft KK dari Disdukcapil. 
Tapi jangan lupa tetap membawa dokumen seperti fotokopi Akta Nikah/buku nikah, akta lahir, ijazah, dan lain-lain. Dokumen ini hanya akan diperiksa, jika sudah sesuai akan dikembalikan lagi.

Baca postingan sebelumnya di sini.

Kanan: Loket 1 tempat pengajuan KK, Kiri: Loket 2 tempat pengajuan KTP


Setelah menyerahkan berkas, diberikan selembar kertas sebagai berita acara untuk pengambilan KK. Butuh 2 hari untuk mengambil KK yang baru dari pengajuan.

Setelah KK yang baru selesai, kami fotokopi. Dan langsung ke loket 2 untuk pengajuan KTP. 

Dulu ketika pengajuan pindah datang ke Jakarta, biasanya sudah sepaket KK dan KTP baru. Bahkan di Majalengka pun sama, enaknya lagi, hari ini pengajuan, asal mau nunggu, di hari yang sama, kita pulang sudah bisa membawa dokumen yang terbaru. Mungkin kebijakan di Bogor berbeda.

Jadi berkas yang diserahkan ke Loket 2 adalah 
  1. Fotokopi KK 1 lembar
  2. Fotokopi KTP yang akan diupdate
  3. Menyertakan email untuk notifikasi
  4. Menyertakan nomor handphone
Jadi KTP yang baru akan dikirim ke alamat yang sesuai dengan KK, sebelumnya akan dikonfirmasi melalui telpon.

Antisipasi jika ada hal urgent yang membutuhkan KTP, kami akhirnya melakukan aktivasi KTP digital.

Caranya:
  • Download aplikasi Identitas Kependudukan Digital
  • Isi NIK, email, dan captcha.
  • Kemudian melakukan selfie.
  • Setelah itu, scan QR dari petugas setempat.
  • Kita akan mendapatkan email berisi link aktivasi.
  • Klik link aktivasi tersebut kemudian masukkan kodenya (berupa 6 digit angka).
  • 6 digit angka tersebut sebaiknya diingat atau disimpan karena akan terus digunakan untuk mengakses aplikasi ini.
Selama proses pengajuan dokumen ini, tidak ada antrian yang terlalu panjang, atau drama yang berlebihan. Alhamdulillah semuanya lancar. Aku hanya berharap semoga akan ada inovasi yang lebih efisien dalam proses mengurus dokumen kependudukan di kota Bogor ini seperti Alpukat Betawi Jakarta atau bahkan lebih baik.

Tinggal menunggu KTP dikirim ke rumah, semoga tidak terlalu lama. Karena sore hari setelah pengajuan kami mendapat email dari Ditjen Dukcapil Kemendagri bahwa KTP kami telah resmi diterbitkan dan sebenarnya bisa dicetak mandiri di Mesin Adm terdekat.

Update:
Mesin Adm sudah tidak beroperasi.

KTP dikirim tanggal 19 April 2024. 
Dalam 1 KK dikirim per KTP. Karena di KK ada 2 orang yang mencetak KTP, maka dikirim 2 paket dengan biaya COD menggunakan ekspedisi Ninja Xpress (walaupun alamatnya sama).

Continue reading Cara Mengurus Pindah Datang ke Kab. Bogor Bagian 2

Kamis, 22 Februari 2024

Mengurus Pindah Datang ke Kab. Bogor

Sebuah privilege yang terasa nyata sebagai warga Jakarta adalah kemudahan dalam mengurus administrasi dan juga akses transportasi.

Baru terasa setelah 6 bulan tinggal di Kab. Bogor.

Kami baru mengurus administrasi setelah pemilu berlalu.

Langkah-Langkah Mengurus Pindah Datang:

1. Meminta surat keterangan pindah

Aku mengajukan pindah keluar dari DKI Jakarta melalui Aplikasi Alpukat Betawi. Bagi yang belum punya akunnya, silahkan daftar, isi semua data dengan benar. 

Kemudian ajukan pada menu Permohonan Perpindahan. Dokumen yang perlu diupload adalah KK dan KTP. Selesai diajukan, tinggal pilih jadwal, kapan dokumen akan diambil.

Note: Yang bisa mengajukan hanya akun kepala keluarga

Tanggal 21 Februari 2024, aku datang ke kelurahan sesuai dengan jadwal kedatangan yang dipilih di aplikasi Alpukat Betawi.

Prosesnya cepat dan mudah. Hanya perlu memberikan KK yang asli dan memperlihatkan KTP yang asli, dan juga aplikasi alpukat betawinya.

Di kelurahan ini, diberikan surat keterangan pindah untuk diajukan ke tempat tinggal yang dituju.


2. Mengajukan Pindah Datang

Proses ini bisa dilakukan dengan menggunakan email ke 

dukcapil.pindat.kab.bogor@gmail.com

(Sumber: SI SAPA DUKCAPIL)



Jangan lupa lampirkan surat keterangan pindah yang didapatkan dari kota asal (surat yang didapat dari poin 1).

Berhubung ada human error dari aku, jadi aku mengirim email namun lampirannya tidak terkirim, dan sama sekali tidak ada respon dari email dukcapil.

Akhirnya tanggal 22 Februari 2024, aku memutuskan untuk datang langsung ke Disdukcapil Kab. Bogor yang terletak di daerah Cibinong (sebelah kantor pemadam kebakaran).

Aku menghampiri bagian informasi, dan mengatakan bahwa sudah mengirim email untuk pindah datang namun belum direspon (sebelum tahu ada human error).

Akhirnya dilayani oleh seorang petugas di sampingnya. Tidak sampai 5 menit, prosesnya beres. Saya mendapatkan draft KK (Kartu Keluarga) dan Surat Pernyataan yang harus diisi oleh RT yang akan kita tinggali. Tujuannya untuk validasi alamat tempat tinggal kita yang baru.


Bersambung...

Cara Mengurus Pindah Datang Ke Kab. Bogor Bagian 2 bisa baca di sini.

Continue reading Mengurus Pindah Datang ke Kab. Bogor

Sabtu, 10 Februari 2024

Belajar tentang Hikmah

"Bukan soal sukses atau gagal belaka, tapi soal hikmah yang datang sesudahnya." - Anies Baswedan

Dalam kontestasi politik kali ini, banyak hal yang relate dengan kehidupan saya. Salah satunya adalah belajar tentang hikmah.

Kutipan di atas bisa dilihat di playlist Tiktok "Kenalan Ulang Anies" Part 9. 

Dalam video tersebut beliau bercerita tentang kegagalan. Cita-cita masuk ke sebuah sekolah yang sudah tertanam lama dari sejak kecil namun tidak bisa terealisasi karena sebuah kebijakan baru.

Yang saya apresiasi adalah bagaimana beliau membuat sebuah turn over dari sebuah kegagalan menjadi prestasi.

Apa yang Membuat Video Pak Anies Relate dengan Kehidupan Saya?

Pada tanggal 9 Februari 2024 kemarin, kami mendapatkan sebuah pengumuman penerimaan murid baru. 

Dari ±120 pendaftar hanya 84 orang yang diterima, namun anak kami bukan termasuk diantaranya.

Sedih? Pasti. 

Kami yang baru 6 bulan berdomisili di sini, belum sempat mengurus dokumen kepindahan, otomatis dicancel dari sekolah Negeri. 

Berhubung ini adalah pengalaman pertama mengikuti PPDB ini, kami belum terlalu paham bagaimana tips dan tricknya. Kami hanya mendaftar di satu sekolah itu.

Alasannya sederhana, akreditasinya bagus, lokasinya di belakang rumah, programnya keren, termasuk salah satu dari dua sekolah yang mendapat label "Sekolah penggerak" di Bogor.

Ketika mendapat informasi anak kami tidak diterima, kami kalang kabut mencari sekolah yang masih membuka PPDB.

Bahkan sempat mengeluh pada Tuhan, ya Allah, ampuni kami.

Seolah menjawab kegundahan saya, Allah mengantarkan saya melihat video Pak Anies tersebut. 

Oh, ya. Kenapa manusia susah sekali mengaplikasikan rukun iman yang ke-6 yakni beriman kepada takdir yang baik dan yang buruk (Qodo dan Qodar)?

Padahal anak saya tidak terlalu mempermasalahkan hal tersebut, bahkan dia bilang, belajar di rumah dengan Ibu pun aku happy.

Tapi justru orang dewasa seperti kami, orang tuanya yang kurang bijak menyikapi takdir. Ya Allah, ampuni kami.

Sambil menunggu hikmah yang bisa kami cerna, kami masih ikhtiar mencari sekolah untuk anak pertama kami.

Jika Qodarullah tidak mengizinkan anak kami untuk sekolah formal, kami sudah ikhlas akan melanjutkan sekolah non-formal yang selama ini sudah kami jalani. Bismillah. Kami berserah pada kehendak-Nya.

Continue reading Belajar tentang Hikmah

Rabu, 18 Oktober 2023

,

Perkembangan Anak Usia 3 Bulan

Aku sengaja menulis perkembangan ini di akhir bulan ketiga untuk benar-benar mengetahui apakah anak berkembang sesuai milestonenya. 

Bulan ini, kami ketinggalan jadwal posyandu, sehingga kami melakukan vaksin di RS Pelni. 

Bertemu dengan DSA hampir selalu membuat overthinking. Pasalnya bulan ini Shofiyah hanya naik 300 gram.

Akhirnya aku mulai melakukan evaluasi rutin, mulai dari frekuensi menyusu, memperhatikan makanan yang aku konsumsi, dll. 

Perkembangan-anak-usia-tiga-bulan
Shofiyah 3 Bulan


Jika menarik benang merah, kemungkinan Brrat Badan bayi hanya naik sedikit dikarenakan frekuensi menyusunya yang menurun, hidungnya mampet, sembelit, jadi anak seperti malas menyusu. 

Hal itu menyebabkan clogged duct. Dan otomatis volume asi sepertinya menurun. Tidak mau berlarut dalam situasi yang super stressfull ini, aku memutuskan untuk liburan di rumah Mamah selama satu minggu selama anak-anak libur sekolah. 

Hal ini untuk fokus menghilangkan stress. Di rumah Mamah ada banyak yang membantu pengasuhan, jadi aku tidak terlalu lelah dan stress. 

Alhamdulillah, seperti yang diharapkan, produksi asiku kembali meningkat drastis. Bahkan bonusnya, Shofiyah bisa tengkurap dan berguling. Hanya dalam waktu seminggu, Ayahnya langsung pangling melihat anaknya tiba-tiba menjadi serba bisa. Ma syaa Allah tabarokallah. 

Pertumbuhan

Shofiyah berat badannya 5.5 kg, panjang badannya 62 cm. Kenaikan BBnya 300 gram dari bulan lalu. 

Imunisasi

Shofiyah mendapatkan vaksin pentabio dan PCV. 

Perkembangan

1. Bermain dengan tangannya ✅

Awalnya Shofiyah memasukkan semua tangannya dalam bentuk kepalan ke mulut. Tapi ketika di Majalengka, diajarkan oleh Mamah untuk memasukkan jarinya ke dalam mulut. Hal ini karena Mamah kasihan melihatku lemas karena terus-terusan menyusui. 

2. Mengambil mainan ✅

Kalau untuk hal ini secara inisiatif, Shofiyah masih belum tertarik, tapi jika kami menyodorkan barang, dia bisa menggenggamnya dengan kuat, entah itu satu tangan ataupun dua tangan. 

3. Mengangkat leher 90° ✅

Ketika bertemu dokter, Shofiyah masih belum bisa menegakkan kepalanya, tapi ketika di Majalengka, dia bisa mengangkat lehernya 90°.

4. Meraba tekstur ✅

Shofiyah sudah mulai sering tengkurap dan ketika melakukannya dia akan meraba-raba alas badannya. Kami sering menggunakan alas yang berbeda-beda, dimulai dari sajadah tebal berbulu, karpet yang teksturnya lebih kasar, dan juga kasur. 

5. Berguling ✅

Shofiyah mulai tengkurap tanggal 29 September 2023. Dan mulai berguling tanggal 4 Oktober. Tapi untuk berguling masih jarang, bahkan sampai saat aku menulis ini, dia baru 5x berguling. 

Seringnya Shofiyah menangis ketika sudah mulai lelah tengkurap. 

6. Cooing/bergumam ✅

Ini menjadi moment paling menyenangkan, karena seringnya Shofiyah hanya memandang, mencermati keadaan. Biasanya dia bergumam ketika diajak mengobrol atau ketika dicium. 

7. Menatap/merespon ✅

Ketika menyusui, hal yang paling intimate adalah ketika Shofiyah menatap dengan mata cantiknya. Namun dikarenakan lebih senang menatap, dia jadi sering menarik nipple dan tersenyum. 

Dari Segi sosial:

8. Mengenali orang tuanya ✅

Entah bagaimana mengetahuinya karena kami jarang berinteraksi dengan orang lain. 

9. Jam tidur berkurang ✅

Betul sekali, di samping tidurnya kurang lelap karena mampet, sering terbangun, Shofiyah sering sekali mengajak bermain. 

Ibu bangga sekali atas upaya Shofiyah untuk belaiar ini dan itu. Pasti tidak mudah ya, nak. Tapi jangan khawatir karena Ibu akan selalu mendukungmu. Semoga sehat selalu, semoga kamu tumbuh dan berkembang sesuai dengan seharusnya. 

Continue reading Perkembangan Anak Usia 3 Bulan

Minggu, 17 September 2023

Main ke Bojong Karnival Cimanggis

Akhirnya tunai sudah janji pada anak lanang. Sudah lama mengajak mereka untuk datang ke event ini, tapi baru terealisasi hari ini. 

Rencananya kami akan datang di tanggal 4 September, sekaligus merayakan wedding anniversary. Karena masih ada bayi, jadi kami memilih hiburan yang jaraknya dekat dengan rumah. 

Tapi Qodarullah kami berhalangan datang di hari itu. Tanggal 27 Agustus sebelumnya, hari ke-2 pembukaan, kami datang ke sana, tapi ternyata sama sekali belum ada wahana. Hanya ada event senam Ibu-Ibu. 

Untuk masuk ke Bojong Karnival ini, harus menggunakan kartu. Kartu bisa dibeli di kasir. 

Pertama kali datang, akhirnya kami hanya membeli kartu senilai 50 ribu. Kemudian pulang lagi. 

Awalnya petugas perempuan menyebutkan bahwa saldo yang ada dalam kartu bisa direfund, ternyata setelah aku baca, di kartunya ada pernyataan bahwa saldo tidak bisa diuangkan. 

Banyak Wahana yang Belum Siap

Acara karnival ini ada akun khususnya di Ig, dan menggandeng banyak influencers. Iklan di jalan-jalan juga semarak sekali beriringan dengan iklan parpol. 

Tapi ternyata ketika kami datang untuk ke dua kalinya, masih banyak wahana yang belum siap. 

Pintu masuk ada di sebelah tempat loket, masuk ke dalam ruangan akan disambut oleh permainan capit boneka, kemudian games yang ada seperti di Timezone. 

Kemudian diarahkan ke luar, dan kami langsung naik bianglala. Ada juga wahana kereta mini, rumah hantu, kora-kora, ontang anting, mobil aki, playground tempat main pasir ajaib, mewarnai kanvas, kostum profesi, perosotan balon, dll. 

Tidak banyak wahana yang kami naiki, hanya bianglala, mobil aki, dan ontang anting. 

Di bianglala satu room, hanya bisa dinaiki oleh 3 orang. Kemudian kami naik mobil aki. Mobil aki ini paling ramai pengunjungnya, dan antrinya cukup lama. Tapi durasinya cukup panjang sih, sampai anak-anak minta turun karena bosan. 

Ketika naik mobil aki, sebenarnya anak-anak ingin naik kora-kora, tapi wahananya tidak dijalankan, dan ontang anting pun sedang dalam proses setting atau maintenance. 

Untungnya setelah naik mobil aki, kami bisa naik ontang anting. Wahana ini cukup aman dinaiki oleh anak-anak, anakku yang berusia 6 tahun berani menaiki ini sendirian. 


Kecepatannya disesuaikan dengan umur pengunjung yang naik. Kebetulan memang yang naik masih sedikit, jadi ketika anakku naik, hanya ada 3 orang yang naik, dan semuanya anak kecil. Jadi kecepatannya aman. 

Untuk top up saldo, bisa dilakukan di dalam area bermain juga, di sebelah cafetaria. Untuk Muslim Market masih kosong, bahkan sepertinya masih dalam renovasi. Aku juga tidak menemukan (atau karena tidak bertanya) toilet atau mushola. 

Wahana yang masih dalam tahap pembangunan diantaranya Museum Cinta dan Slider warna warni. 

Menurut aku harga di Bojong karnival ini cukup pricey ya. Bianglala 7.5 bk atau Rp 15.000 per orang. Mobil aki 12.5 bk atau Rp 25.000, dan ontang anting 7.5 bk. 

Lebih puas kalau main di dufan dengan panjang antriannya tentu saja hehehe. Tapi kami cukup gembira bisa mengajak anak-anak bermain ke sini. Karena ada semacam rindu dengan suasana pasar malam dengan wahana yang ada di dalamnya. 

Setelah naik ontang anting, anakku mengeluh pusing, akhirnya kami bergegas pulang karena gerimis juga. 

Semoga Event ini sukses, dan mampu membahagiakan hati banyak anak-anak yang datang bermain di sana. 

Continue reading Main ke Bojong Karnival Cimanggis

Jumat, 25 Agustus 2023

Perkembangan Anak Usia 2 Bulan

"Time flies"

Masih belum cocok sih sebenarnya jika berkata time flies, karena baru dua bulan. Tapi jika mendampingi bayi ini setiap hari, terasa sekali perbedaannya, jika yang tadinya kecil, bayi sekarang makin panjang, makin berat. Maa syaa Allah. 




Mandi yang biasanya selalu menggunakan air hangat, dia sudah mulai bisa menoleransi air dingin. 

Di bulan kedua ini, sama seperti Abangnya yang pertama, masalahnya adalah bayi tidak BAB selama 10 hari. Sudah berencana ke DSA, tapi kemudian baca tulisan lama yang membuat tenang dan tetap berusaha dengan memakan makanan berserat tinggi. 

Akhirnya untuk memantau pencernaannya, Ibu membuat diary BAB, supaya lebih tenang. 

Jika bicara tentang kesehatannya, selain tidak BAB selama 10 hari, Shofiyah juga terkena hidung mampet. Common cold ini memang pingpong dari kakak-kakaknya, aku, dan juga Shofiyah.

Selain daya tahan tubuh kami yang mungkin sedang turun, marak juga "issue bad air quality" yang membuat pasien batuk pilek terutama anak-anak meningkat drastis. 

Imunisasi

Di bulan Agustus ini, biasanya diberikan Vitamin A, namun diundur menjadi bulan Oktober. Sebagai gantinya, karena pengaruh cuaca tadi, banyak anak yang muntaber bahkan sampai menyebabkan kematian, pemerintah akhirnya memberikan vaksin Rotavirus gratis untuk bayi mulai kelahiran Mei 2023.

Dan ini pertama kalinya kami datang ke Posyandu di lingkungan rumah baru. Shofiyah mendapatkan imunisasi, Pentabio, Polio, PCV, dan Rotavirus. Alhamdulillah vaksin PCV sudah diberikan gratis oleh pemerintah. Kalau dua Abangnya dulu, masih berbayar. 

Semoga ke depannya semakin banyak vaksin yang berbayar ditanggung oleh pemerintah. 

Untuk pertumbuhannya:
Berat badan Shofiyah: 5.2 kg
Panjang Badan Shofiyah: 55 cm

Sedangkan untuk perkembangannya:

1. Cooing
Setiap digendong, Shofiyah selalu menatap wajah Ibunya dan cooing. Moment ini terasa sangat intimate, dan selalu mengharukan. Padahal jika sedang sibuk, dan bayi ini menangis, terkadang Ibu masih suka mengeluh, tapi ketika Shofiyah menatap dan cooing, hilang semua keluh kesah, hanya ada rasa syukur atas hadirnya bayi sholehah ini. 

2. Mata Mengikuti Benda yang Bergerak di Depannya
Biasanya Abang-abangnya yang berebut memperlihatkan barang-barang yang mereka punya ke Shofiyah. Ketika mata Shofiyah mengikuti gerak tangan mereka, mereka langsung kegirangan. Jika digendong, biasanya Shofiyah sering sekali melihat rambut Ibu. 

3. Mengenali Tangannya
Awalnya kaget, kok Shofiyah sudah mulai bisa mengemut tangannya, walaupun belum sering. Ternyata memang masanya. Pertumbuhan kuku Shofiyah ini pesat sekali, butuh 1-2 x memotong kukunya dalam seminggu. 

4. Mengangkat Kepala Sebentar-Sebentar
Setiap digendong, tummy time, bahkan ketika menyusu pun Shofiyah sering sekali mengangkat kepalanya. 

5. Senyum dan Tertawa
Jika sebelumnya Shofiyah lebih sering tersenyum sendiri tanpa arti, sekarang jika Ibunya tertawa atau mengajaknya ngobrol, dia lebih sering tersenyum dan tergelak. Lucu sekali maa syaa Allah. 

6. Mengangkat Kepala 45 derajat
Biasanya Shofiyah mengangkat kepalanya ketika mandi dan tummy time, atau ketika diserdawakan setelah menyusu. 

7. Membuat Gerakan Halus
Aku gatau definisi gerakan halus itu seperti apa, tapi Shofiyah ini jika PD sedang LDR, maka dia refleks mendorong dengan tangannya. Atau jika diangkat, maka dia akan berpegangan ke baju atau rambut Ibunya. 

8. Mengangkat Kepala Lebih Lama
Ini terlihat ketika Tummy time, biasanya dia akan lebih sering melihat ke satu arah sekarang lebih sering mengangkat kepalanya. 

9. Mengangkat Kaki
Sering banget terutama ketika menyusu. Bahkan ketika tidur, Shofiyah ini sudah bisa tidur dan berputar, jika diselimuti ditendang-tendang sampai terbuka, bahkan celana dan pospaknya pun sering sampai melorot. 

10. Memutar Kepala dan Bahu Ketika Tengkurap
Kalau memutar kepala, dia sudah bisa, jika memutar bahu, Ibu tidak terlalu aware, apakah dia sudah bisa melakukannya atau belum. 

Selamat dua bulan, ya, Anakku sayang yang Sholehah. Semoga sehat selalu, bertumbuh dan berkembang secara sempurna. 
Continue reading Perkembangan Anak Usia 2 Bulan

Minggu, 23 Juli 2023

,

Perkembangan Anak Usia 1 Bulan

"Waktu berlalu begitu lambat jika kamu tidak menyadarinya dan begitu cepat jika kamu menyadarinya." - Marc Bolan

Sama seperti mengurus anak. Masa begadang ketika newborn, masa mengASIhi, ketika menjalaninya terasa begitu lama, tapi jika menoleh ke belakang, kita akan melihat anak kita cepat sekali tumbuh. 

Setiap melahirkan, biasanya aku akan pulang kampung selama 3 bulan atau selama proses pemulihan. Tapi kali ini, karena rumah Mamah sedang direnovasi, jadi kami memutuskan untuk langsung pindah ke rumah baru. 

Tidak mudah memutuskan untuk merawat tiga orang anak sendirian. Tapi berhubung sekarang kami sudah mandiri, aku merasa lebih punya keleluasaan untuk melakukan apapun tanpa sungkan.

Well, si anak sholehah sekarang sudah berusia satu bulan. Sebelum membahas tentang milestonenya, aku akan mendokumentasikan events yang dialami anak sholehah dalam 30 hari pertama hidupnya. 

Ketika akan imunisasi BCG


27 Juni 2023 (Usia 4 hari) 
Sudah mulai senyum sendiri ketika sedang tidur.  Pupnya mulai berwarna kuning kecoklatan setelah sebelumnya berwarna hitam. 

28 Juni 2023
Anak sholehah mengalami growth spurt. Seharian ingin menyusu dan digendong. 

3 Juli 2023 (Usia 11 hari)
Tali pusat Anak Sholehah puput/lepas.

4 Juli 2023 
Kami check up post partum bersama dr. Anton.

6 Juli 2023 (usia 14 hari) 
Aqiqah anak sholehah. 

14 Juli 2023 (usia 22 hari) 
Diajak Ibu ke Majalengka untuk menjemput kakak-kakaknya dan ketemu Opa Oma. Pertama kalinya Anak sholehah naik Commuter line dan Bis. Kami berangkat hanya berdua karena Ayah cutinya habis. 

15 Juli 2023
Ditindik oleh Bidan Ipit (yang ada di Majalengka). 

19 Juli 2023
Setelah menginap lumayan lama di Majalengka, kami diantar pulang oleh Om, Tante, dan Engki Ayo. 

22 Juli 2023
Anak sholehah vaksin BCG di RS Pelni. 

25 Juli 2023
Anak sholehah pertama kali melakukan pijat bayi (oleh bidan tersertifikasi) dan dikhitan. 

Continue reading Perkembangan Anak Usia 1 Bulan