Minggu, 23 Juli 2023

,

Perkembangan Anak Usia 1 Bulan

"Waktu berlalu begitu lambat jika kamu tidak menyadarinya dan begitu cepat jika kamu menyadarinya." - Marc Bolan

Sama seperti mengurus anak. Masa begadang ketika newborn, masa mengASIhi, ketika menjalaninya terasa begitu lama, tapi jika menoleh ke belakang, kita akan melihat anak kita cepat sekali tumbuh. 

Setiap melahirkan, biasanya aku akan pulang kampung selama 3 bulan atau selama proses pemulihan. Tapi kali ini, karena rumah Mamah sedang direnovasi, jadi kami memutuskan untuk langsung pindah ke rumah baru. 

Tidak mudah memutuskan untuk merawat tiga orang anak sendirian. Tapi berhubung sekarang kami sudah mandiri, aku merasa lebih punya keleluasaan untuk melakukan apapun tanpa sungkan.

Well, si anak sholehah sekarang sudah berusia satu bulan. Sebelum membahas tentang milestonenya, aku akan mendokumentasikan events yang dialami anak sholehah dalam 30 hari pertama hidupnya. 

Ketika akan imunisasi BCG


27 Juni 2023 (Usia 4 hari) 
Sudah mulai senyum sendiri ketika sedang tidur.  Pupnya mulai berwarna kuning kecoklatan setelah sebelumnya berwarna hitam. 

28 Juni 2023
Anak sholehah mengalami growth spurt. Seharian ingin menyusu dan digendong. 

3 Juli 2023 (Usia 11 hari)
Tali pusat Anak Sholehah puput/lepas.

4 Juli 2023 
Kami check up post partum bersama dr. Anton.

6 Juli 2023 (usia 14 hari) 
Aqiqah anak sholehah. 

14 Juli 2023 (usia 22 hari) 
Diajak Ibu ke Majalengka untuk menjemput kakak-kakaknya dan ketemu Opa Oma. Pertama kalinya Anak sholehah naik Commuter line dan Bis. Kami berangkat hanya berdua karena Ayah cutinya habis. 

15 Juli 2023
Ditindik oleh Bidan Ipit (yang ada di Majalengka). 

19 Juli 2023
Setelah menginap lumayan lama di Majalengka, kami diantar pulang oleh Om, Tante, dan Engki Ayo. 

22 Juli 2023
Anak sholehah vaksin BCG di RS Pelni. 

25 Juli 2023
Anak sholehah pertama kali melakukan pijat bayi (oleh bidan tersertifikasi) dan dikhitan. 


Biasanya bayi dilarang keluar rumah sebelum 40 hari. Tapi keadaan kami tidak memungkinkan untuk selalu stay di rumah, jadi kami hanya bisa memanjatkan do'a demi keselamatan anak Sholehah. 

Nah, milestone bayi satu bulan berdasarkan buku KIA sebagai berikut:

1. Menatap ke Ibu
Ya, ketika mengASIhi, atau ketika digendong, biasanya anak sholehah akan menatap tajam ke Ibunya. 

2. Mengeluarkan suara "oooo" / "aaaaa"
Iya ini juga sudah mulai mengoceh tanpa arti. 

3. Menggerakan kaki dan tangan secara aktif
Berhubung anak sholehah jarang sekali dibedong, jadi tangan dan kakinya benar-benar aktif. Sering sampai pospak dan celananya melorot bahkan lepas. 

4. Kepala menoleh ke kanan dan ke kiri
Ketika ditelentangkan di kasur, anak sholehah sudah bisa menoleh ke kanan ke kiri, terutama ketika ingin menyusu, atau ketika ada kakak-kakaknya yang menggodanya. 

5. Bereaksi terhadap bunyi
Ini juga ya. Ketika ada suara keras, atau berisik sedikit pun dan itu mengagetkan anak sholehah, dia langsung menangis. 

6. Bisa melihat pola hitam putih
Ini ya, seringnya ketika menyusu, dia terdistraksi oleh baju berwarna gelap atau oleh rambut ibunya. 

7. Tersenyum dan tertawa
Untuk tersenyum anak sholehah ini lumayan cukup sering, tapi kalau tertawa sepertinya belum pernah. 

8. Mengangkat kepala
Yes. Anak sholehah senang sekali mengangkat kepala. Ketika tummy time, mandi, atau dipukpuk setelah menyusu. 

Perkembangan lainnya:
Ketika tummy time, anak sholehah sudah bisa membalikkan badannya menjadi telentang. Jujur ini agak membuat khawatir karena kepalanya kan belum terlalu kuat. 

Bisa mengubah posisi tidur. Sudah bisa bergeser, terutama kakinya yang hobi sekali menendang-nendang. 

Pertumbuhan kukunya pesat sekali, di usia satu bulan ini, sudah 4x dipotong kukunya. 

Punya keinginan yang kuat, ketika tidak ingin menyusu, jika ditempelkan nipple, dia akan menghindar dan tutup mulut.

Suka sekali mandi. Tidak menangis ketika mandi. 

Suara tangisannya benar-benar kencang. 

Untuk pertumbuhannya, kami hanya menimbang ketika imunisasi BCG:

Berat badannya: 4.2 kg (naik 700 gram) 

Panjang badannya: 52 cm (bertambah 3 cm) 

Alhamdulillah ya, anakku. Semoga sehat selalu. 

0 komentar:

Posting Komentar