Sabtu, 30 Maret 2013

すし。。。Icip-Icip Makanan Jepang

Walaupun cuacanya sangat mendung dan mulai gerimis, tapi sepulang dari pembekalan volunteer, kami menyempatkan diri untuk datang ke Kedai Jepang Seishin yang lokasinya persis berada di seberang King. Tempatnya asik, cantik, tapi udaranya tidak terlalu bagus, soalnya bercampur dengan asap rokok (bukan area bebas rokok) dan sering banyak pengamen (wajar sih).

[caption id="attachment_877" align="aligncenter" width="300"]Jeje a.k.a Diah Jeje a.k.a Diah[/caption]

 

[caption id="attachment_878" align="aligncenter" width="300"]Ga kehilangan momen untuk foto-foto anywhere.. anytime :p Ga kehilangan momen untuk foto-foto anywhere.. anytime :p[/caption]

Menunya cukup lumayan banyak. Harganya? Jelas sesuai dengan kantong mahasiswa.


[caption id="attachment_875" align="aligncenter" width="225"]Menu Makanan di Seishin Menu Makanan di Seishin[/caption]

Kami berdua memilih sushi, tapi dengan menu yang berbeda tentunya, supaya bisa saling icip :p

[caption id="attachment_876" align="aligncenter" width="300"]Muka-muka kelaparan Muka-muka kelaparan[/caption]

Dulu, dengan polosnya tiap kali aku menonton orang yang sedang makan di JDorama, sering terlintas pikiran, orang Jepang makannya rakus, mulutnya penuh banget. Terus mikir juga, apa mereka kenyang makan di mangkuk kecil?

[caption id="attachment_879" align="aligncenter" width="300"]Spicy Salmon Sushi Spicy Salmon Sushi[/caption]

Spicy Salmon Sushi, makanan pilihan Jeje. Sesuai namanya, spicy jadi terhidang juga wasabi atau sambal. Mendengar kata pedas saja, aku enggan untuk mencobanya, dan melihat muka jeje yang kepedasan aku pun bersyukur tidak penasaran untuk icip-icip wasabi :D

Tapi ketika mencicipi sushinya, agak kecewa, di dalamnya ada selada, dan aku kurang suka dengan sayuran. Apalagi ini mentah ckck

[caption id="attachment_880" align="aligncenter" width="300"]Fried Sushi Fried Sushi[/caption]

Nah, ini makanan pilihan aku. Enyaaak... Enyaak.. :) Karena digoreng jadi makanannya terhidang hangat dan gurih(?) ya, kecap(?) dan mayonaisenya asin. Jadi, apa hubungannya? Di dalamnya ada mentimun, nori, dan ikannya agak matang. Porsinya terlihat seperti yang sedikit, tapi setelah dicicip, makan satu dan kenyang! Ketika semuanya habis, perut rasanya mau meledak, seperti tiga kali porsi makan aku.

Dan jawaban pertanyaan di atas mengenai mulut mereka penuh, kemungkinan karena memang table manner di sana seperti itu. sotoy akut. Aku melihat papan instruksi, di sana dijelaskan bagaimana cara memakan sushi, dan itu tidak boleh dimakan setengah kemudian dibalikkan ke piring. Bayangkan saja, bulatan sebesar itu dan harus muat di mulut, jelas kelihatan mulut mereka penuh.

Alhamdulillah, makanannya enak, tidak rugi keluar kocek :) Lidah terkadang kurang cocok dengan masakan dari luar, tapi kali ini, dia sama sekali tidak complain, kecuali tentang nori. Terimakasih untuk hari ini, Jeje! Semoga ada lain kali. Amin ^^

0 komentar:

Posting Komentar