Sabtu, 13 Juli 2013

Pengalaman Belanja di Bukukita

Kemajuan dalam teknologi benar-benar memberikan kemudahan dalam kehidupan manusia. Setidaknya itu yang aku harapkan. Dan ini pertama kalinya aku menggunakan jasa online book shop. Awalnya tidak begitu tertarik dengan berbagai penawaran di media social, tapi setelah mempertimbangkan banyak hal, aku pikir tidak adanya ruginya menggunakan jasa online shop sebagai pilihan.

Palasari biasanya merupakan pilihan paling nyaman untuk berbelanja buku. Tapi mengingat transportasi yang njelimet, 3 kali naik turun angkot, ongkos yang naik seiring kenaikan harga BBM, belum ditambah hiruk pikuk jalanan kota Bandung, setelah itung-itungan, ongkir dengan ongkos yang biasa aku habiskan ke palasari tidak jauh beda, bedanya aku tidak perlu menghabiskan energy untuk datang ke tkp apabila menggunakan online shop, dan buku yang kita cari bisa dipastikan tersedia selama shop tersebut memberikan keterangan tersedia.
Continue reading Pengalaman Belanja di Bukukita

Jumat, 12 Juli 2013

There’ll Always Be an Excuse for Hating This Place

Bulan ini pulang ke rumah dengan suasana hati yang resah. Masih ada ganjalan yang seharusnya menangguhkan kepulanganku. Tapi bagaimanapun akhirnya aku tetap pulang, menyingkirkan semua gundah, karena egoku yang memegang kendali.

Ada dua mata kuliah yang dititipkan kepada kami untuk diselesaikan di rumah. Statistika praktik dan Manlab Praktik. Entah harus bersikap seperti apa, senang atau marah? Keleluasaan yang diberikan jelas merupakan satu keuntungan yang patut disyukuri. Tapi ketidakpraktisannya menjadi perintang hati.

Hal lain yang benar-benar menguji kesabaran adalah tanggal 23 Juli nanti, masih tersisa ujian praktik AMAMI. Ujian satu mata kuliah yang tersisa. Jeda waktu 2 minggu. Benar-benar egois kan? Tidak jelas apa alasannya, yang aku tahu, mereka tidak menghargai orang yang tinggal di luar Bandung. Pulang ke rumah adalah moment yang paling dinantikan, langka, apalagi berharap libur panjang, angan tersebut sudah kami libas jauh-jauh hari. Setidaknya mempersingkat tempo ujian dengan melaksanakan pada waktu yang tepat atau sesuai jadwal yang ditentukan akan membuat kami setidaknya sangat berterimakasih.
Continue reading There’ll Always Be an Excuse for Hating This Place

Jumat, 28 Juni 2013

Tujuan Puasa

Berikut adalah kajian ilmu yang dilaksanakan di kampus Analis Kesehatan Poltekkes Kemenkes Bandung oleh Ustadz Dadi.

Berbeda dengan shalat yang tata caranya dijelaskan secara lebih mendetail oleh hadits, teknis puasa langsung dijelaskan dalam Al Qur'an, yaitu dalam surah Al Baqarah ayat 183-188. Shaum atau puasa berarti menahan (keinginan) bercampur antara suami dan istri, makan dan minum dari mulai terbit fajar sampai terbenam matahari (Q.S.Al Baqarah:187).

Manusia dan hewan diberikan keinginan atau nafsu oleh Allah Swt. bedanya manusia memiliki keinginan khusus yang tercantum dalam surah Ali Imran ayat 14, yaitu:
"Dijadikan terasa indah dalam pandangan manusia, cinta terhadap apa yang diinginkan, berupa perempuan-perempuan, anak-anak, harta benda yang bertumpuk dalam bentuk emas dan perak, kuda pilihan, hewan ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik."

Jadi keinginan yang diberikan secara khusus oleh Allah kepada manusia itu berupa keinginan memiliki pasangan, keturunan, harta benda, alat transportasi, pekerjaan atau bisnis atau jabatan, dan kesenangan hidup lainnya.
Nah, keinginan manusia ini sayangnya selalu dipengaruhi oleh syaithan. Maka untuk mencegah hal tersebut terjadi, Allah Swt. menciptakan sebuah sistem yaitu puasa.

Illah adalah sesuatu yang mendominasi hati dan pikiran. Pola tipu daya syaithan membuat manusia menjadikan nafsu atau keinginannya sebagai Tuhan, sebagai Illah.
Continue reading Tujuan Puasa

Kamis, 27 Juni 2013

Ujian Open Book

2013-06-27 10.31.25

Apa yang anda pikirkan setelah melihat foto ini?
Mungkin banyak yang bingung foto apa ini, apabila kita perhatikan sekilas memang tidak jelas, yang tampak hanya sebuah ruangan dengan pintu yang sedikit terbuka dan kursi-kursi kosong di dalamnya.
Baiklah, akan saya deskripsikan terlebih dahulu tentang foto ini. Foto ini diambil 27 Juni 2013, tepat ketika suasana ujian akhir semester. Dan ruangan yang ada dalam foto ini adalah ruangan ujian. Loh, kemana para peserta ujiannya? Suasana ujian di ruangan ini tampak begitu santai, pengawas ujian yang duduk tenang sambil menelpon, dan para mahasiswa duduk di lantai sambil membuka laptop, memang jadwal ujian hari ini menggunakan sistem open book, tapi adakah ujian model seperti ini di tempat lain?
Continue reading Ujian Open Book

Jumat, 24 Mei 2013

Ketika Idealisme Dipertaruhkan

Kemewahan yang dimiliki seorang mahasiswa adalah Idealisme. Bukan kamar kosan yang berantakan oleh kertas-kertas kopian materi kuliah, bukan cucian kotor yang menanti seseorang dari petugas laundry mengulurkan tangan, bukan pakaian kusut yang menuntut segera disetrika, bukan piring dan gelas kotor yang dibiarkan menumpuk sebelum akhirnya dicuci kalau ada lalat mengerubunginya, atau bukan pula jas lab, sepatu, kaos kaki, dan tas yang tidak pernah dicuci.
Continue reading Ketika Idealisme Dipertaruhkan

Sebutir Nasi

Menjalani setengah kehidupan dengan bersemedi di kampus, membuat hari demi hari tidak jauh berbeda. Semangat yang menggebu untuk menuntut ilmu, biasanya terpatahkan oleh rasa lelah, metode mengajar dosen yang monoton, dan berujung dengan saraf mata yang memberi alarm bahwa aku sudah terlalu kejam dengan memforsir kerjanya seharian itu.
Matahari yang meninggi, perut yang baru diisi, kombinasi yang tepat untuk menciptakan rasa ngantuk.
Continue reading Sebutir Nasi

Senin, 20 Mei 2013

Nggak Sekadar Ngampus

Nggak Sekadar Ngampus

Judul Buku : Nggak Sekadar Ngampus
Penulis : Bambang Q. Anees
Penerbit : Dar! Mizan
Tebal Buku : 192 halaman

Lihatlah matahari! Ia memiliki cahaya yang begitu kuat sehingga selain menerangi dirinya, ia juga menerangi sekitarnya. Setiap manusia dapat menjadi cahaya bila mengaktifkan seluruh potensinya. Menjadi mahasiswa adalah saat untuk mengasah diri menjadi cahaya setahap demi setahap. Mulanya barangkali kamu adalah lilin, yang mencahayai orang lain sambil mengorbankan dirimu sendiri. Kemudian, kamu dapat menjadi bulan yang mencahayai orang lain setelah menyerap cahaya dari matahari. Secara perlahan, kamu akan menjadi matahari bila kamu sudah menghasilkan cahaya sendiri dan mau berbagi dengan orang lain. Menuju cahaya, itulah jawabannya bila ada yang bertanya tentang alasan kita kuliah.


Continue reading Nggak Sekadar Ngampus

Rabu, 17 April 2013

Bleeding Time

Waktu Praktikum: Rabu, 10 April 2013

Tujuan:
Untuk mengetahui waktu yang diperlukan pada perdarahan buatan sampai tidak terjadi lagi perdarahan. Percobaan ini untuk mengukur faktor vaskuler dan fungsi trombosit dalam hemostasis.

Prinsip:
Perdarahan buatan dibuat pada pembuluh darah lalu tetesan darah diserap kertas saring setiap 30 detik. Dan dihitung waktu sampai perdarahan berhenti.

Metode dan Nilai Normal:
1. Duke: 1-3 menit
2. Ivy : 1-7 menit

Alat dan Bahan:
1. Blood Lanset
2. Autoclick
3. Tensimeter
4. Stopwatch
5. Darah kapiler/pembuluh kapiler
6. Alkohol 70%
7. Kapas
8. Kertas saring

Dasar Teori:
Bleeding time adalah tes kasar hemostasis (penghentian perdarahan). Hal ini menunjukkan seberapa baik trombosit berinteraksi dengan dinding pembuluh darah untuk membentuk bekuan darah.

Bleeding time paling sering digunakan untuk mendeteksi cacat kualitatif trombosit, seperti penyakit Von Willebrand. Tes ini membantu mengidentifikasi orang yang memiliki disfungsi trombosit. 

Ini adalah kemampuan darah untuk membeku setelah luka atau trauma. Biasanya, trombosit berinteraksi dengan dinding pembuluh darah menyebabkan gumpalan darah. Ada banyak faktor dalam mekanisme pembekuan, dan hal tersebut diprakarsai oleh trombosit. 

Uji waktu perdarahan atau bleeding time biasanya digunakan pada pasien yang memiliki riwayat perdarahan berkepanjangan setelah terluka, atau yang memiliki riwayat keturunan gangguan perdarahan. 

Selain itu, Uji waktu perdarahan kadang-kadang dilakukan sebagai tes pra-operasi untuk menentukan respon perdarahan yang mungkin terjadi selama dan setelah operasi. Namun, pasien yang tidak memiliki riwayat masalah perdarahan, atau yang tidak memakai obat anti-inflamasi, uji waktu perdarahan biasanya tidak diperlukan.
Continue reading Bleeding Time

Selasa, 16 April 2013