Senin, 27 Januari 2020

Review Buku Di Surga Kita Kenang Hari Ini


Judul: Di Surga Kita Kenang Hari Ini
Penulis: Desi Anjana Dwiputri dan Wondo Hendratmo
Penerbit: Kaysa Media, Grup Puspa Swara (Anggota IKAPI)

"Meraih keberkahan pernikahan dengan menghidupkan sunah."

Kalimat indah di atas adalah pembuka dari buku ini. Sesuai dengan kalimat tersebut isinya banyak sekali menuliskan tentang hadits yang berisi anjuran untuk melaksanakan sunah.

Buku ini mengupas tentang bagaimana meraih keberkahan dalam pernikahan, dan itu dimulai dari sejak memilih jodoh itu sendiri. Dilanjutkan dengan menghidupkan sunah-sunah dalam rumah tangga sebagai ketaatan kepada Allah Swt.

Yang aku suka dari buku ini adalah tentang penjabaran sunah yang dianjurkan runut dari mulai kita bangun tidur sampai kembali tidur. 

Selain itu ilustrasinya membuat buku ini nyaman dibaca, isinya tidak berdasarkan opini melainkan selalu mencantumkan sumber hadits.

Di sini dijelaskan dua bagian penting sunah untuk suami dan sunah untuk istri. Sunah untuk suami diantaranya, adab bangun tidur, adab makan dan minum, salat duha, membantu pekerjaan istri, tilawah Al-Qur'an, mencari nafkah, qailulah, salat 5 waktu berjama'ah di Masjid, menjaga pandangan dari lawan jenis, amalan di 1/3 malam terakhir, amalan di hari Jumat, jalan-jalan bersama istri, silaturahim, memberi hadiah untuk istri, puasa sunah, menuntut ilmu, olah raga, dan sunah sebelum tidur.

Sedangkan untuk istri ada poin menyiapkan keperluan suami dan keluarga, membersihkan rumah, izin apabila keluar rumah dan menemui tamu, tetap berada di rumah (kecuali udzur syar'i, menutup aurat/hijab syar'i, mensyukuri pemberian suami, berdandan untuk suami, serta safar dengan suami atau mahram.


Pertama tertarik membaca buku ini adalah karena berhubungan dengan kehidupan sehari-hari. Aku pernah disebut manja oleh orang-orang terdekat karena ketika makan ingin selalu satu piring berdua dengan suami, dan bergantian disuapi atau menyuapi suami dan ternyata hal tersebut dicontohkan oleh Rasulullah.

Banyak hal baru yang aku dapat dari buku ini, misalnya tentang janji Allah kepada hamba-Nya bahwa Allah tidak akan menyiksa hamba-Nya dan akan memasukkannya ke surga tanpa hisab lagi jika selalu menunaikan salat tepat waktu.


❤️❤️❤️❤️❤️
Continue reading Review Buku Di Surga Kita Kenang Hari Ini

Selasa, 07 Mei 2019

Enam Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Belanja Online

Belanja online memang lebih praktis. Pilih barang, bayar, dan barang sampai di tempat kita. Tidak perlu bermacet-macetan, kepanasan, kehujanan, berdesak-desakan, tawar menawar, dan segala dilema lainnya ketika belanja offline.

Tapi belanja online juga berisiko. Tidak semua orang atau shop adalah trusted seller. Ada saja oknum yang mengambil keuntungan secara tidak halal dari bisnis online. 

Adapun beberapa hal yang perlu dicermati sebelum memutuskan belanja online:

1. Review customer

Ketika berbelanja di marketplace, yang perlu kita lihat adalah review dari para customer. Review yang positif bisa menjadi pertimbangan.

Continue reading Enam Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Belanja Online

Senin, 06 Mei 2019

Tummy Time Should be Fun

Apa yang dimaksud dengan Tummy Time?

Tummy time adalah keadaan bayi dalam posisi tengkurap atau bertumpu pada perutnya, sambil melakukan berbagai aktivitas.

Sejak kapan bayi bisa diajarkan Tummy time?

American Academy of Pediatrics (AAP), tummy time bisa dimulai sejak bayi pulang dari rumah sakit. Agar bayi lebih nyaman yakni ketika tali pusatnya sudah lepas.

Kapan waktu yang tepat untuk melakukan Tummy time?

Tummy time bisa dilakukan sesering mungkin terutama setelah diapering, bathing, dan playing. Tapi yang perlu bunda perhatikan adalah keadaan bayi, tidak sedang dalam keadaan lapar, mengantuk, lelah, ataupun kenyang (karena dikhawatirkan gumoh atau muntah), dan tidak dalam keadaan sedang tidur.

Continue reading Tummy Time Should be Fun

Rabu, 01 Mei 2019

Pengalaman Membawa Anak Ke Dokter Gigi

Mengenalkan kesehatan gigi sejak dini pada anak sangat penting. Walaupun baru gigi susu yang tumbuh, tapi menjaga gigi menjadi krusial sebab gigi susu itu begitu tipis dan sangat dekat dengan banyak syaraf.

Oleh karena itu, di usia Habibi 20 bulan, saya mengajak Habibi ke dokter gigi. Pertimbangannya karena gigi Habibi banyak noda putih yang jika dibiarkan akan menjadi karies.

Setelah melihat review para mommy, akhirnya kami memilih d'gigiku kids dental di Bandung.

Saya mendapat informasi tersebut dari instagram salah seorang teman. Akhirnya setelah berkonsultasi soal jadwal dokternya via whatsapp, kami memutuskan untuk datang di hari Minggu jam 10. Dokter yang menangani Habibi adalah Drg. Sekar Sp., KGA. Dokternya cantik dan ramah.

Continue reading Pengalaman Membawa Anak Ke Dokter Gigi

Jumat, 19 April 2019

Cara Mengatasi Meter Listrik yang Ada Bacaan Periksa

Setelah kasus pemblokiran meter listrik kemarin, maka dilakukan instalasi meter yang baru. Ternyata esok harinya ketika dicek, ada bacaan Periksa di layar meternya.

Berdasarkan informasi yang aku dapat dari internet, beberapa penyebab munculnya bacaan Periksa tersebut adalah sebagai berikut :

1. Kualitas Kabel

Standar instalasi kabel listrik primer adalah 1,5 mm, jika menggunakan kabel di bawah itu, akan memunculkan error di meter listrik.

2. Pemasangan Ground

Kesalahan pemasangan ground juga bisa menimbulkan error bacaan periksa pada meteran listrik. Sebaiknya pasang ground sebelum pasang meter KWh.

Continue reading Cara Mengatasi Meter Listrik yang Ada Bacaan Periksa

Rabu, 17 April 2019

Playdate with Baby and Toddler

Sebagai hadiah karena Habibi kooperatif sekali, jadi ketika Ayah berangkat kerja, Ibu ajak Habibi dan Zain main ke Lippomall Puri. Wah, mata Ibu langsung berbinar pas nyampe sana. Banyak hiburan dan barang perlengkapan anak.

Kami berangkat setelah Habibi dan Zain bangun tidur sekitar jam 10. Dan langsung menuju miniapolis. Sepertinya kedatangan kami berbarengan dengan jadwal main miniapolis kids' club. Makanya ramai sekali, anak-anak lucu plus pintar berbaju merah, dan juga mommiesnya yang rata-rata adalah warga keturunan. Seru banget.

Untuk masuk ke area permainan, anak maupun pendamping harus memakai kaos kaki. Tapi kalau lupa tidak membawa kaos kaki, tidak perku khawatir karena pihak miniapolis menjual dengan bandrol Rp 20.000,-. Tiket masuknya, bagi yang non member adalah Rp 45.000,- di weekday, tiket ini untuk sepuasnya selama anak dan pendamping memakai gelang dari miniapolis dan boleh keluar masuk, enak banget kan?

Tempatnya luas sekali, ada baby area yakni khusus bayi dari 0-2 tahun. Di sana ada kolam bola, permainan lego besar, ayunan, dll. Semua menggunakan playmat jadi aman untuk anak.



Ada area toddler juga, ini yang paling luas, ada kolam bola, permainan-permainan yang melatih motorik anak, perosotan, trampolin, dan termasuk di areanya ada baby spa dari mom n jo. Habibi sebenarnya masih 20 bulan, tapi berhubung pilihan permainannya lebih banyak, jadi kami bermain di area toddler.

Continue reading Playdate with Baby and Toddler

Senin, 15 April 2019

Khitan Bayi

Di dalam Musnad Ahmad dari Ammar bin Yasir Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata : ”Telah bersabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam : “Sebagian dari fitrah adalah: berkumur-kumur, istinsyaq (menghirup air dari hidung), mencukur kumis, siwak, memotong kuku, membersihkan lipatan pada badan, mencabut bulu ketiak, istihdad, khitan dan bersuci”.

Salah satu kewajiban orang tua adalah mengkhitan anak-anaknya. Atas banyak pertimbangan, kami memutuskan untuk mengkhitan anak-anak kami di usia dini. Habibi (20 bulan) dan Zain (1 bulan).

Zain

Pertimbangan tersebut di antaranya :

1. Khitan di usia dini mempercepat penyembuhan.

2. Menghilangkan trauma

3. Mencegah aurat besarnya dilihat oleh banyak orang dengan khitan sebelum baligh. Kita tidak tahu kapan pastinya anak kita baligh.

4. Lebih sehat, dengan khitan, kotoran yang berada dalam kulup bisa hilang, sehingga mencegah Infeksi Saluran Kemih (ISK)

5. Lebih nyaman bagi orang tua karena anak tidak terlalu rewel.

6. Sunnah Nabi Ibrahim yang mengkhitan Ishaq di usia dini (7 hari).

Habibi

Tempat Khitan

Rumah sunat dr. Mahdian. Awalnya kami berencana untuk khitan di Rumah Sakit, tapi minimnya informasi dan prosedur yang terlalu panjang, kami memutuskan untuk khitan di rumah sunat.

Sebelum sunat main di Playground Rumah Khitan

Alamat lengkapnya:

KALIDERES – JAKARTA BARAT
Ruko Citra 2 Ext. Blok BE-1B No. 06
Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat
Tel. (021) 5435 1926
Pendaftaran : 0823-1150-0055, 0813-6712-7551 (WA Only)
Emergency Call : 0812 8282 8841

Daftar via whatsapp dan datang sesuai jam yang ditentukan dari pihak rumah sunat.

Kelebihan :

1. Tidak antri

2. Pendaftaran praktis

3. Dokter ramah

4. Mendapatkan souvenir berupa boneka bola, obat tetes, kain kassa steril dan free check up pasca khitan

5. Cepat dan hasilnya bagus

6. Tempatnya nyaman, terdapat kids corner

7. Petugas informatif

Kekurangan:

1. Waktu tidak fleksibel, mengikuti jadwal dokter

2. Tempat khitan di lantai dua, jadi cukup melelahkan naik turun sambil menggendong anak

3. Tidak mendapat sertifikat khitan



Metode Khitan

Menggunakan metode clamp. "Selain proses sunat yang lebih mudah dan cepat, teknik clamp memiliki keunggulan seperti perdarahan minimal, tanpa jahitan, proses penyembuhan luka lebih cepat dibanding metode konvensional," kata dr. Mahdian.

Bagaimana cara pembiusannya? Tetap menggunakan syringe, disuntik di tiga titik sekitar penis.



Harga

Harga khitan per anak dengan metode clamp (April 2019) di rumah sunat dr. Mahdian adalah Rp 1.650.000,-



Perawatan Pasca Khitan

Selama clamp masih belum dicopot, harus selalu dibersihkan dengan menggunakan Nacl setiap ganti diapers atau sesudah mandi, kemudian diberi obat tetes/drop di penis dan juga obat oral yang disesuaikan dengan usia anak untuk mengurangi nyeri.

Setelah Khitan

Di hari ke-empat, clamp dibuka. Proses pembukaan clamp ini tidak menggunakan obat bius, jadi pasti agak menyakitkan, tapi prosesnya sangat cepat hanya sekitar 5 menit.

Setelah clamp dibuka, penis tetap dibersihkan dengan Nacl kemudian dikompres menggunakan kain kassa yang sudah diteteskan betadine kurang lebih selama satu menit. Kemudian baru diteteskan obat tetes. Kegiatan ini dilakukan selama 2 minggu.



Respon Anak

Berhubung Anak pertama sudah mengerti rasa takut, maka dia agak rewel, setiap melihat penisnya, pasti menangis. Tapi khitan jam 9, jam 14.00 dia sudah aktif bermain kembali.

Sedangkan adiknya, dia lebih jujur, menangis hanya ketika disuntik anestesi, selebihnya dia tertidur. Bahkan sampai di rumah pun, samasekali tidak ada drama rewel atau apapun. Alhamdulillah, nikmat Allah. (kelebihan khitan usia dini).

H+1 Khitan Main di Playtopia sebagai hadiah


Selamat, Barokallah anak-anakku, kalian sudah sunat. Semoga selalu sehat, semakin sholeh dan bertaqwa kepada Allah Swt.



(15 April 2019)
Continue reading Khitan Bayi

Rabu, 10 April 2019

Zain Turns One Week

Tulisan ini mamak buat pas Zain umur 3 minggu. Mumpung kenangannya belum blur, mamak mau mengabadikan milestone Zain. Mudah-mudahan mamak konsisten yak.

Nah, berikut perkembangan dan pengalaman Zain ketika usia satu minggu:

* Seperti yang telah diceritakan di postingan sebelumnya, baby Zain dan mamak baru bisa rooming in di hari ke-dua pasca melahirkan.



* Masih menyesuaikan diri, belajar menyusu, Zain agak kesulitan karena nipple mamak oversize. Baca pengalaman 72 jam pertama kehidupanku ya.



* Diberi vaksin HB0 dan polio secara oral di rumah sakit. Sayangnya, Ayah dan Ibu hanya menyaksikan pemberian vaksin polio.

Continue reading Zain Turns One Week

Jumat, 05 April 2019

Anak Kagetan, Kurang Gebrak?

Ada ga yang anak bayinya kagetan, terus sama kakek nenek atau saudara yang lain dibilang kurang gebrak? Anakku yang pertama kagetan, ada suara motor, kaget, bahkan sampai ada yang bersin pun dia kaget. Wah, normal ngga, tuh?

Jangan khawatir, bunda! Setelah mamak cari, ternyata hal tersebut normal. Jadi, pada bayi baru lahir ada yang disebut refleks moro. Refleks moro ini merupakan refleks tiba-tiba saat bayi mendengar suara atau gerakan yang mengejutkannya. Saat terkejut, bayi akan melengkungkan punggungnya, melemparkan kepalanya ke belakang, dan merentangkan tangan dan kakinya. Gerakan ini merupakan refleks mempertahankan diri pada bayi baru lahir.







Selain refleks moro, masih ada refleks lainnya, diantaranya:

Continue reading Anak Kagetan, Kurang Gebrak?